Cawapres Pendamping Prabowo Subianto Belum Dibahas, Ini Kata Dasco

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengakui belum ada agenda pertemuan empat ketua umum partai dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) untuk membahas kandidat calon wakil presiden yang akan mendampingi ketua umum partainya, Prabowo Subianto.  KKIR merupakan koalisi yang terdiri dari Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Dasco menyatakan bahwa pertemuan itu akan diurus oleh para ketua umum. Dia meminta semua pihak tak perlu ikut campur mengatur pertemuan itu. 

“Ya kalau masalah pertemuan 4 ketum partai saya rasa tinggal 4 ketum partai saja. Yang lain-lain saya pikir gak usah ngatur, biar ketum partai yang atur,” kata Dasco, Sabtu, 26 Agustus 2023. 

Menurut Dasco komunikasi para pucuk pimpinan partai yang ada di KKIR pun tidak ada hambatan.

“Mereka komunikasinya lancar,” kata dia. 

PKB sebut belum ada perkembangan signifikan

Ucapan Dasco ini merespon dari pernyataan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid yang menyatakan belum adanya pertemuan formal diantara keempat ketua umum partai pasca bergabungnya Golkar dan PAN pada 13 Agustus lalu. 

“Sejauh ini belum ada perkembangan yang signifikan,” ujar Jazilul, Jumat, 25 Agustus 2023. 

Jika pertemuan tersebut digelar, Jazilul menyatakan akan ada perkembangan signifikan, termasuk soal penentuan pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2024

“Kalau sudah duduk secara resmi saya pikir akan lebih ada perkembangan yang lebih signifikan. Jadi sejak diumumkan belum ada yang signifikan,” kata dia.  

Jazilul sendiri belum bisa memastikan kapan pertemuan tersebut akan digelar. Dia menyatakan bahwa para ketua umum partai  di KKIR akan membicarakan hal ini dengan Prabowo Subianto dan ketua umum partainya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Namun dia meminta pertemuan tersebut digelar secapatnya.

Iklan

“Ya kalau lihat dari sisi waktu sudah makin mepet ya, mungkin akan lebih cepat,” katanya. 

Siapa cawapres Prabowo?

Pasca bergabungnya Golkar dan PAN ke KKIR secara resmi, Prabowo Subianto dinilai memiliki semakin banyak opsi kandidat cawapres. Berbagai pihak menilai Golkar dan PAN juga akan menyodorkan nama-nama untuk mendampingi Menteri Pertahanan tersebut pada Pilpres 2024.

PAN diketahui telah mendukung Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjadi cawapres. Sementara Golkar dinilai akan menyodorkan nama ketua umum mereka, Airlangga Hartarto, dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. 

Meskipun demikian Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar sempat menyatakan kedua partai tersebut belum mengajukan nama cawapres yang mereka usulkan. 

“Belum ada pengajuan cawapres dari mana pun,” katanya saat ditemui usai deklarasi pencapresan Prabowo Subianto oleh Golkar dan PAN di Museum Perumusan Naskah Proklamasi di Jakarta Pusat, Ahad, 13 Agustus 2023. 

Pria yang karib disapa Cak Imin itu mengatakan bahwa sejauh ini yang diketahui perihal bursa cawapres masih definitif nama dirinya. “Ya masih lah,” kata dia.

Meski ada peluang dirinya tak dipilih oleh Prabowo Subianto sebagai kandidat cawapres, Muhaimin Iskandar mengatakan komitmennya masih sama seperti awal pembentukan koalisi bahwa akan tetap bersama Partai Gerindra.

“Saya pribadi tetap komit di sini,” ujar dia.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *